LAYANAN HOTSPOT

Guna meningkatkan kualitas pendidikan berbasis Informasi dan Teknologi, SMP Trimulia Jakarta memberikan layanan hotspot gratis kepada peserta didik dengan izin dari Guru dan Staff Tata Usaha sehingga peserta didik dapat dengan nyaman dan mudah dalam mencari informasi tentang pengetahuan umum maupun bahan ajar baik dari media online mengenai pelajaran di sekolah.

Manfaat Fasilitas WiFi di Sekolah Bagi Para Pelajar

Beberapa sekolah masih melarang para pelajarnya menikmati fasilitas WiFi yang ada di sana. Berbagai alasan keamanan dan banyaknya konten negatif menjadi kekhawatiran pihak sekolah memperbolehkannya.
Padahal di era yang serba digital, ada banyak hal positif yang bisa pelajar dapatkan dengan adanya fasilitas WiFi di sana. Berikut beberapa hal positif yang bisa pelajar dapatkan dengan keberadaan fasilitas WiFi di sekolah.

1. Meningkatkan kreativitas

Mudahnya mengakses informasi saat pelajar berada di sekolah memberikan keleluasaan bagi pelajar untuk menuangkan kreativitas yang mereka miliki.
Kreativitas yang tersalurkan dengan baik dan atas bimbingan dari para guru tentu memiliki dampak yang jauh lebih besar lagi bagi sekolah dan tentunya bagi pelajar itu sendiri.
Para pelajar yang kreatif sangat dibutuhkan sekolah agar bisa menghasilkan sebuah karya yang lebih baik lagi dan bisa mengharumkan nama sekolah. Langakh ini bisa menjadi cara terbaik untuk menarik banyak peserta didik baru saat tahun ajaran baru dibuka.

2. Proses belajar mengajar menjadi lebih mudah

Fasilitas WiFi di sekolah memberikan kemudahan bagi para guru dalam proses belajar mengajar. Proses belajar yang serba canggih dan bisa diakses dengan gampang oleh para siswa di sekolah membuat prosesnya lebih praktis.
Ditambah Indonesia sudah menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK, di mana keberadaan fasilitas internet yang stabil begitu penting. Namun sayangnya tidak semua sekolah memiliki fasilitas tersebut.

3. Mampu menciptakan pendidikan yang interaktif

Sistem pendidikan yang lebih banyak menghafal dan mengesampingkan pemahaman konsep dari materi yang diajarkan masih sering terjadi di Indonesia. Padahal paham akan konsep yang ada membuat setiap pelajar bisa menyelesaikan dan mengimplemetasikannya dikehidupan nyata.
Memajukan sistem pendidikan yang interaktif lewat cara berdiskusi begitu penting. Setiap pembelajran yang dua arah membuat pelajar lebih aktif dalam menyampaikan berbagai argumen. Sehingga pemahaman akan konsep yang sedang dibahas lebih dalam.

4. Mampu memajukan sumber daya manusia yang kompetitif

Selain keluarga, sekolah menjadi tempat selanjutnya yang mampu menumbuhkan sumber daya manusia yang unggul sejak dini. Di tempa dengan cara belajar yang interaktif dan menarik dengan lebih banyak diskusi memberikan kemampuan menganalisa dan problem solving yang baik.
Kedua faktor tersebut menjadi penting untuk dimiliki setiap anak agar bisa mandiri dalam menyelesaikan berbagai masalah yang muncul dalam kehidupan mereka dan menjadi generasi yang kompetitif tidak hanya di Indonesia, tapi juga secara global.

5. Menjadikan pelajar berfikir kritis

Lewat bantuan internet setiap palajar bisa mendapatkan banyak informasi sehingga mampu berpikir kritis. Mereka tidak akan melontarkan pertanyaan apa tetapi kenapa dan bagaimana. Dengan berpikir kritis pelajar akan lebih berani menuangkan berbagai pendapat tanpa merasa takut salah.
Berpikir kritis yang diasah sejak dini membuat pelajar bisa berpikir secara terorganisir dan logis. Mereka akan mempertanyakan banyak hal sebelum akhirnya memutuskan untuk berpendapat.
Langkah ini bahkan dinilai mampu meningkatkan tingkat kepekaan pada anak, karena mereka juga memikirkan dampaknya bagi sekitar.
Tak hanya fasilitas WiFi yang begitu penting di sekolah, peran guru yang kompeten, terbuka dengan teknologi, kreatif dalam memberikan materi, dan selalu mengasah para siswa atau siswi untuk berpikir kritis dan juga begitu penting untuk dilakukan.
Jika sekolah di tempat kamu masih memfokuskan fasilitas WiFi hanya untuk para guru dan staf karena berbagai konten negatif yang tersebsar kamu tidak perlu khawatir lagi.
(Visited 49 times, 1 visits today)